RUPSLB BNI Setujui Stock Split Rasio 1:2

Selasa 19-09-2023,20:56 WIB
Reporter : admin
Editor : admin

Jakarta, Kabarkansaja.id - Komisaris Utama BNI yang baru Pradjoto (kedua kiri), Komisaris Utama BNI (periode 2020-2023) Agus Martowardojo (kedua kanan), Direktur Utama Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kanan), dan Direktur Finance Novita Widya Anggraini (kiri) berbincang usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BNI Tahun 2023 di Jakarta, Selasa (19/9/2023). RUPSLB menyetujui aksi korporasi berupa pelaksanaan pemecahan saham beredar atau stock split dengan rasio 1:2. img class="alignnone wp-image-2899 size-full" src="https://kabarkansaja.id/wp-content/uploads/2023/09/LOGO-BNI.jpg" alt="" width="729" height="237" / Dengan keputusan tersebut, nilai nominal per Saham Seri A Dwiwarna dan Seri B berubah dari sebesar Rp7.500 menjadi Rp3.750 dengan ketentuan: 1 saham Seri A Dwiwarna tetap dipertahankan sebagai saham Seri A Dwiwarna milik Negara Republik Indonesia dengan nilai nominal sebesar Rp3.750. Selain itu, 1 saham Seri A Dwiwarna menjadi 1 saham Seri B milik Negara Republik Indonesia; dengan nominal sebesar Rp3.750 per saham. Sedangkan nilai nominal per Saham Seri C dari Rp375 menjadi Rp187,5. Sehubungan dengan pemecahan saham perseroan, maka RUPS-LB juga menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (1) dan (2) Anggaran Dasar terkait dengan nilai nominal per saham. Selanjutnya, RUPS-LB menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi, untuk melakukan segala dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan pemecahan saham perseroan. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, aksi korporasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan minat investor ritel untuk berinvestasi pada saham perseroan berkode BBNI, sekaligus memberikan dorongan positif pada perkembangan pasar modal di Tanah Air. "Dengan rasio tersebut, basis investor dapat lebih diperluas seiring dengan harga saham perseroan yang lebih terjangkau terutama bagi investor perorangan atau ritel. Langkah ini diharapkan berdampak positif pada aktivitas perdagangan di Bursa Efek, sehingga mendorong likuiditas saham perseroan," kata Royke dalam konferensi pers RUPS-LB Tahun 2023 BNI di Jakarta, Selasa (19/9/2023). Adapun dalam tiga tahun terakhir, saham perseroan telah mendapat respon positif dari para investor. Harga saham perseroan pada penutupan perdagangan tanggal 31 Agustus 2023 tercatat di level Rp9.175 per lembar, meningkat sebesar 79,9% dari posisi yang sama tiga tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau secara Year-on-Year (YoY), harga saham perseroan meningkat sebesar 7,6%. Peningkatan ini lebih baik dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan sebesar 3,1% YoY, dan Indeks LQ-45 yang juga melemah 5,9% YoY per tanggal 31 Agustus 2023. Dari segi volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia, selama periode Januari hingga Agustus 2023 atau secara Year-to-Date (YtD), saham perseroan memiliki rata-rata volume transaksi harian sebesar Rp256 miliar. "Aksi korporasi tersebut tidak mempengaruhi kecukupan modal dan kinerja keuangan perseroan. Stock split juga tidak akan menyebabkan dilusi atau penurunan jumlah kepemilikan saham oleh pemegang saham perseroan," ujar Royke. Dengan aksi korporasi ini, jumlah lembar saham perseroan yang beredar akan meningkat secara proporsional. Sedangkan nilai nominal dan nilai pasar dari setiap lembar saham akan menyesuaikan secara proporsional. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan Dalam agenda kedua, RUPS-LB juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Rapat menyepakati pemberhentian dengan hormat Agus Dermawan Wintarto Martowardojo dari Komisaris Utama BNI dan kemudian mengangkat Pradjoto sebagai Komisaris Utama BNI. Sebelumnya, Pradjoto menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama BNI. Selanjutnya RUPS-LB juga menyepakati pengangkatan Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Komisaris Utama BNI. Saat ini, Pahala menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Berdasarkan keputusan RUPS-LB, maka susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: span style="color: #000000;"- Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Pradjoto,/span span style="color: #000000;"- Wakil Komisaris Utama Pahala Nugraha Mansury,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Independen Sigit Widyawan,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Askolani,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Independen Asmawi Syam,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Susyanto,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Independen Iman Sugema,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Independen Septian Hario Seto,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet,/span span style="color: #000000;"- Komisaris Fadlansyah Lubis, dan/span span style="color: #000000;"- Komisaris Robertus Billitea,/span Sedangkan untuk susunan Direksi Perseroan, yakni sebagai berikut: span style="color: #000000;"- Direktur Utama Royke Tumilaar,/span span style="color: #000000;"- Wakil Direktur Utama Adi Sulistyowati,/span span style="color: #000000;"- Direktur Finance Novita Widya Anggraini,/span span style="color: #000000;"- Direktur Digital & Integrated Transaction Banking Corina Leyla Karnalies,/span span style="color: #000000;"- Direktur Enterprise & Commercial Banking Sis Apik Wijayanto,/span span style="color: #000000;"- Direktur Risk Management David Pirzada,/span span style="color: #000000;"- Direktur Wholesale & International Banking Silvano Winston Rumantir,/span span style="color: #000000;"- Direktur Network & Services Ronny Venir,/span span style="color: #000000;"- Direktur Institutional Banking Muhammad Iqbal,/span span style="color: #000000;"- Direktur Retail Banking Putrama Wahju Setyawan,/span span style="color: #000000;"- Direktur Human Capital & Compliance Mucharom, dan/span span style="color: #000000;"- Direktur Technology & Operations Toto Prasetio./span "Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi Lembaga Keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan," pungkas Royke. (K1)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler